Jumat, 23 Agustus 2013

Bermasyarakat dan Bersosial

Kehidupan adalah mengenai bagaimana kita bermasyarakat dan bersosial, ya gak sih? Setidaknya itu yang dapat saya perhatikan hingga usia 28 tahun ini. Sejak usia dini, orangtua sudah membawa saya ke taman kanak-kanak agar dapat belajar dan bertemu dengan teman-teman disana. Bahkan, yang dapat saya ingat dahulu adalah hampir setiap waktu liburan maupun waktu senggang lainnya, ada saja sanak saudara dan rekan kerja orangtua yang datang main ke rumah, ngobrol, makan bareng dan lain sebagainya. Dan, hal tersebut kurang lebih saya alami pula hingga saat ini.

Okay, jadi maksud dari judul saya diatas adalah, dimanapun kita berada baik di rumah, tempat sekolah, tempat kerja, dimana saja dan kapan saja, manusia itu saling berhubungan dan membutuhkan satu sama lainnya. Nah, setuju gak? Kalau anda setuju, maka kita ada di lembar halaman yang sama saat ini. Jadi, saya pikir ada baiknya untuk memperhatikan etika dan prilaku dalam berkehidupan. Ya gak sih? hehex
Satu hal yang saya dapat juga dari bersosialisasi adalah pikiran jadi lebih rileks, terlebih ketemu dengan saudara atau kawan lama, bisa sharing dan menambah wawasan juga, hmm...

Saya jadi ingat dengan pesan dari seorang pahlawan Indonesia, politikus Minahasa dari Sulawesi Utara,  Bpk Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi atau lebih dikenal dengan Sam Ratulangi yang berkata " Si tou timou tumou tou "yang artinya adalah manusia baru bisa dikatakan manusia kalau sudah dapat memanusiakan manusia. WOW kan? Yup, melalui pesan dari beliau, saya bisa katakan adalah perhatikan sesama kita dan utamakan selalu kepentingan umum, well tentunya yang baik dimata Tuhan sang pencipta

" Berbeda kepentingan sangat wajar asal disikapi dengan tenggang rasa.."

Godbless ^_^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar